Zero ODOL Berlaku 1 Januari 2027: Yang Harus Disiapkan Pengirim Barang

JAKARTA – Kebijakan Zero ODOL, larangan truk kelebihan dimensi dan kelebihan muatan (over dimension over load), ditetapkan berlaku efektif mulai 1 Januari 2027. Target ini disampaikan Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dan dikonfirmasi ulang Korlantas Polri. Sebelumnya pemerintah sempat menargetkan 2026.
"Terlalu banyak kecelakaan terjadi akibat ODOL," kata AHY, seperti dilaporkan InfoPublik. Kebijakan ini mengemuka lagi setelah robohnya Jembatan Muara Lawai di Kabupaten Lahat pada Juni 2025 akibat kendaraan bermuatan berlebih. Kementerian PU memperkirakan negara mengeluarkan sekitar Rp42 triliun per tahun untuk memperbaiki jalan rusak akibat kendaraan ODOL.
Bertahap, dan bukan hanya sopir yang ditindak
Penerapannya dilakukan bertahap: sosialisasi, pembinaan dan pendampingan konversi kendaraan, baru kemudian penegakan hukum penuh. AHY menegaskan penegakan harus adil. Selama ini pengemudi sering menjadi satu-satunya pihak yang disalahkan, padahal pemilik perusahaan, pemilik kendaraan, dan karoseri yang memodifikasi bak hingga over dimensi juga harus diperiksa.
Di sisi infrastruktur, Kementerian PU menyusun rencana aksi yang mencakup penentuan jalur logistik utama, pemasangan alat weigh in motion (WIM) yang menimbang kendaraan saat melaju, serta skema insentif dan disinsentif. Alat serupa direncanakan dipasang di kawasan industri agar kendaraan dipastikan keluar dalam batas standar.
Dampak bagi pengirim barang
- Kapasitas per truk turun. Truk yang selama ini dimuat melebihi batas harus kembali ke tonase resmi, sehingga jumlah ritase naik.
- Tarif per kg berpotensi menyesuaikan. Biaya operasional per ton naik; pelaku logistik akan meninjau tarif, terutama rute darat jarak jauh.
- Jalur laut makin relevan. Untuk pengiriman antar pulau, kapal Ro-Ro dan cargo laut tidak terkena pembatasan ini, sehingga kombinasi truk–kapal menjadi pilihan yang lebih stabil.
- Dokumen dan timbangan. Siapkan data berat dan dimensi barang yang akurat sejak pemesanan agar tidak tertahan di jembatan timbang.
UExpress mengoperasikan armada sendiri sesuai batas muatan dan memakai jalur laut untuk pengiriman antar pulau. Konfirmasikan berat dan dimensi barang Anda ke tim marketing agar perhitungan tarif akurat.