ASDP Buka Lintasan Penyeberangan Surabaya–Makassar, Truk Bisa Ikut Kapal

Kapal Ro-Ro
Ilustrasi kapal Ro-Ro memuat kendaraan. Foto: Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0).

SURABAYA – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi membuka lintasan penyeberangan jarak jauh Surabaya–Makassar. Lintasan ini dilayani KMP Portlink III, kapal feri eksekutif terbesar yang dimiliki ASDP, yang sebelumnya beroperasi di lintasan Merak–Bakauheni.

Executive Director ASDP Regional 4 Imran Kuru menyebut lintasan ini sebagai bagian dari upaya perusahaan memperkuat konektivitas laut sekaligus masuk ke bisnis logistik. "Kami ingin mengembangkan bisnis ke logistik," ujarnya di Makassar, seperti dikutip ANTARA. Kapal yang dipakai berbobot sekitar 16.000 GT dengan panjang sekitar 150 meter dan lebar 25 meter, dan dapat mengangkut penumpang sekaligus kendaraan.

Tarif awal dibuat kompetitif

Untuk tahap awal, ASDP belum mengumumkan tarif kendaraan. Imran menyatakan tarif masih dibahas dan "untuk awal kami akan mencoba memberikan tarif yang kompetitif sebagai bagian dari promosi". Operasional di sisi Surabaya dipegang ASDP, dan perusahaan berencana memanfaatkan dermaga Ujung di kawasan Tanjung Perak yang selama ini dipakai penyeberangan Surabaya–Madura.

Apa artinya untuk pengiriman cargo?

Bagi pengirim barang, lintasan Ro-Ro jarak jauh berarti truk bermuatan bisa langsung naik kapal dan turun di Makassar tanpa bongkar muat di pelabuhan. Risiko barang rusak saat pindah angkutan berkurang, dan waktu tempuh lebih pasti karena mengikuti jadwal kapal. Pola ini sejalan dengan layanan trucking antar pulau UExpress: barang tetap berada di truk yang sama dari gudang Surabaya sampai gudang tujuan.

UExpress akan menyesuaikan opsi pengiriman Surabaya–Makassar begitu jadwal dan tarif resmi ASDP diumumkan. Untuk tarif cargo saat ini, lihat halaman Ekspedisi Surabaya Makassar atau hubungi tim marketing.

Sumber

Artikel terkait