PELNI Sesuaikan Tarif Angkutan Muatan Mulai 1 Juli 2026

Tumpukan peti kemas di pelabuhan
Ilustrasi peti kemas di pelabuhan. Foto: Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0).

JAKARTA – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) memberlakukan penyesuaian tarif angkutan muatan mulai 1 Juli 2026. Penyesuaian berlaku untuk dry container high cube, kendaraan golongan III, general cargo, dan general cargo khusus. Pemesanan yang sudah dilakukan sebelum tanggal itu tetap memakai tarif lama.

Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda menyebut penyesuaian dilakukan untuk menjaga keberlanjutan layanan di tengah kenaikan biaya operasional sekaligus meningkatkan kualitas layanan. "Yang terpenting bukan hanya mengangkut barang sampai tujuan," ujarnya, tetapi layanan juga harus terus membaik. Untuk general cargo, tarif disesuaikan dengan mempertimbangkan wilayah layanan masing-masing daerah; besaran kenaikan tidak diumumkan secara umum.

Ketentuan pemesanan

  • Pemesanan muatan lewat aplikasi MyCargoo! dibuka H-7 sebelum keberangkatan kapal.
  • Batas waktu pemesanan: 24 jam sebelum berangkat untuk kontainer, 2 jam untuk general cargo dan kendaraan, 30 menit untuk Redpack.
  • Pengguna jasa tetap bisa mengajukan tarif diskon melalui cabang muat.

Saat ini PELNI mengoperasikan 84 kapal, termasuk sembilan kapal tol laut, yang menjadi salah satu tulang punggung pengiriman ke Indonesia timur.

Dampak ke tarif ekspedisi

Sebagian rute UExpress ke wilayah timur memanfaatkan kapal PELNI karena jadwalnya rutin dan stabil. Penyesuaian tarif ini ikut memengaruhi biaya per kg pada rute tersebut. Tarif terbaru selalu diperbarui di halaman rute; tanggal "Diperbarui" di tiap halaman menunjukkan kapan tarif terakhir dicek.

Sumber

Artikel terkait